Sesuai dengan surat edaran dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 472.11/5111/SJ, yang menyatakan bahwa masa dispensasi untuk pencatatan kelahiran atau pembuatan akta kelahiran Istimewa (lebih dari 60 hari) diperpanjang, yang semula hanya sampai desember 2010, diperpanjang kembali sampai dengan akhir desember 2011. Dengan adanya dispensasi ini diharapkan masyarakat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. khususnya bagi masyarakat yang belum mempunyai akta kelahiran. Karena banyak sekali manfaat mempunyai Akta Kelahiran itu sendiri. Akta kelahiran sangat dibutuhkan, diantaranya ketika hendak ujian nasional, menikah, kualifikasi olah raga tertentu, pembuatan paspor dan masih banyak lagi. Untuk itu masyarakat di himbau agar segera menggunakan moment ini dengan sebaik-baiknya.
Senin, 24 Januari 2011
LIMA TEORI PEMBENTUKAN LAMBANG "UFO" DI SLEMAN
![]() |
| Foto: Praditha Wahyu/eksklusif detikcom |
Detik News - Senin, 24/01/2011 02:02 WIB
Jakarta -
Fenomena misterius berupa lambang Unidentified Flying Object (UFO) di Sleman, Yogyakarta, yang juga dikenal sebagai crop circle, hingga kini belum terpecahkan. Ada lima teori yang menjadi perdebatan para ahli terkait lambang misterius ini.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber di blogspot.com, Senin (24/1/2011), setidaknya ada lima teori terkait crop circle. Beberapa teori bisa diterima dengan logika sederhana, namun ada juga yang cukup rumit.
Teori pertama, buatan manusia. Seorang ilmuwan dari Inggris yang telah meneliti fenomena ini selama 17 tahun lamanya meyakini bahwa 80 persen crop circle merupakan buatan manusia. Namun demikian teori ini tak mampu menjawab alat bantu yang diperlukan dan tujuan pembuatannya.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber di blogspot.com, Senin (24/1/2011), setidaknya ada lima teori terkait crop circle. Beberapa teori bisa diterima dengan logika sederhana, namun ada juga yang cukup rumit.
Teori pertama, buatan manusia. Seorang ilmuwan dari Inggris yang telah meneliti fenomena ini selama 17 tahun lamanya meyakini bahwa 80 persen crop circle merupakan buatan manusia. Namun demikian teori ini tak mampu menjawab alat bantu yang diperlukan dan tujuan pembuatannya.
CROP CIRCLE DI SLEMAN BUATAN UFO ?
![]() |
| Foto: Praditha Wahyu/eksklusif detikcom |
Detik News Senin, 24/01/2011 04:01 WIB
Jakarta -
Lambang Unidentified Flying Object (UFO) yang menghebohkan warga
Sleman, Yogyakarta, terdapat di kawasan persawahan yang diapit tiga
bukit. Daerah ini juga cukup jauh dari pemukiman warga.
"Daerahnya sepi karena hamparan sawah yang luas, paling hanya satu atau dua rumah di situ. Diapit tiga bukit yaitu Gunung Suru, Candi Abang, dan Gunung Bangkel," ujar salah seorang warga setempat, Pradhita Wahyu, kepada detikcom, Senin (24/1/2011).
Karena jarak yang cukup jauh dari pemukiman warga inilah, tak banyak warga yang tahu proses pembentukan lingkaran aneh berdiameter 70 meter ini. Namun seorang anak kecil sempat melihat ada pusaran angin puting beliung yang membentuk lingkaran aneh ini.
"Daerahnya sepi karena hamparan sawah yang luas, paling hanya satu atau dua rumah di situ. Diapit tiga bukit yaitu Gunung Suru, Candi Abang, dan Gunung Bangkel," ujar salah seorang warga setempat, Pradhita Wahyu, kepada detikcom, Senin (24/1/2011).
Karena jarak yang cukup jauh dari pemukiman warga inilah, tak banyak warga yang tahu proses pembentukan lingkaran aneh berdiameter 70 meter ini. Namun seorang anak kecil sempat melihat ada pusaran angin puting beliung yang membentuk lingkaran aneh ini.
Senin, 17 Januari 2011
SBY Keluarkan 12 Inpres 'Gayus Tambunan'
VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
mengeluarkan 12 instruksi Presiden (Inpres) khusus perkara mafia hukum
Gayus Tambunan. Termasuk penjelasan perkembangan penanganan kasus Gayus
Tambunan kepada publik.
Hal itu disampaikan Presiden SBY usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin 17 Januari 2011. Di bagian akhir inpres, Presiden SBY menunjuk Wakil Presiden Boediono untuk memimpin pengawasan, pemantauan, dan penilaian inpres kasus Gayus.
Hal itu disampaikan Presiden SBY usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin 17 Januari 2011. Di bagian akhir inpres, Presiden SBY menunjuk Wakil Presiden Boediono untuk memimpin pengawasan, pemantauan, dan penilaian inpres kasus Gayus.
Berikut 12 Inpres 'Gayus' yang dikeluarkan Presiden SBY:
1. Instruksi Kepada kepolisian RI, Kejaksaan, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Hukum dan HAM, untuk mempercepat dan menuntaskan kasus hukum Gayus Tambunan.
2. Instruksi agar meningkatkan sinergi antara penegak hukum dengan melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dan Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum. Komisi Pemberantasan Korupsi lebih dilibatkan dan lebih didorong untuk melakukan langkah-langkah pemeriksaan yang belum dilakukan Polri.
Minggu, 02 Januari 2011
Suporter Garuda Luar Biasa
Permainan hebat tim nasional Indonesia benar-benar mendewasakan suporternya! -Jarum jam menunjuk pukul 16.00 WIB, Rabu
29 Desember 2010. Ribuan suporter berkaos merah, baik orang tua, muda,
anak-anak hingga ibu-ibu berduyun menuju satu titik, Stadion Gelora
Utama Bung Karno, Senayan, Jakarta. Stadion terbesar di Indonesia
menjadi lautan merah manusia.
Aliran suporter bak air bah masuk dari segala penjuru. Semakin sore,
jalan masuk ke kawasan Senayan semakin sulit karena suporter berjejalan.
Seluruh pendukung skuad Garuda berjalan kaki, karena semua jenis
kendaraan dilarang masuk kawasan Senayan.
Mendekati pukul 17.00 WIB, masuk ke kawasan lingkar luar stadion
makin susah. Sejauh mata memandang, lautan manusia berkaos merah.
Demikian juga suasana di dalam stadion, penonton memenuhi kursi. Padahal
pertandingan baru dimulai pukul 19.00 WIB. Penampilan tim nasional
Indonesia melawan Malaysia di final kedua Piala AFF 2010, benar-benar
membangkitkan euforia bagi pecintanya. Penampilan hebat Tim Merah Putih
selama babak penyisihan, membangkitkan harapan baru kebangkitan
sepakbola Indonesia. "Saya merinding menyaksikan lautan merah manusia di
Senayan," ujar Hasan, petugas keamanan stadion GUBK.
Langganan:
Postingan (Atom)




